Rabu, 26 Januari 2011

JIKA AKU MENJADI RELAWAN MERAPI


·         Menggalang dana bantuan dari para pengendara di jalan dan mengadakan bazar amal.
·         Mendistribusikan bantuan kepada masyarakat yang lebih membutuhkan dan lebih mengutamakan bantuan untuk wanita, anak-anak serta lansia.
·         Meratakan pendistribusian bantuan. Karena kebanyakan relawan berfokus di sleman maka kita harus memperhatikan daerah-daerah yang belum tersentuh oleh bantuan seperti di daerah Boyolali, Magelang, dan Klaten.
·         Menyediakan sarana dan prasarana yang cukup untuk memenuhi kebutuhan seperti tempat MCK, slimut dan tikar. Agar pengungsi merasa nyaman selama berada di tempat pengungsian.
·         Menyediakan obat-obatan yang cukup dan paramedis. Karena rawan sekali bagi pengungsi terjangkit penyakit selama berada di pengungsian.
·         Menyediaakan air bersih, makanan pokok atau sembako, pakaian layak pakai khususnya kebutuhan bagi wanita, lansia dan anak-anak.
·         Mengantisipasi dampak psikologi dengan memberikan pembekalan ketrampilan dan penyuluhan. Langkah tersebut dilakukan dengan harapan agar pengungsi tetap nyaman selama tinggal di barak pengungsian dan tidak teringat peristiwa tragis letusan merapi .
·         Berkeliling di tiap barak pengungsian dan memberikan trauma healing untuk pemulihan psikologi anak-anak pengungsi.
·         Berdoa kepada Allah agar mereka diberi ketabahan, kaimanan dan keikhlasan serta kesabaran.






HASIL DISKUSI KONTROFERSI MBAH MARIDJAN


·         PRO MBAH MARIJAN

Kita sebagai pemimpin harus bertanggung jawab atas tugas yang kita emban. Mbah Marijan telah diamanati oleh Sri Sultan Hamangkubuwono IX untuk menjaga Gunung Merapi. Dan Mbah Marijan pun telah melaksanakan mandat dari Sri Sultan. Beliau telah menjadi juru kunci selama 28 tahun. Pada tahun 2006 Mbah Marijan telah berhasil meyakinkan masyarakat sekitar Merapi bahwa Merapi yang telah diramalkan akan meletus oleh BMKG dapat disanggah oleh Mbah Marijan. Dan Merapi mengurangi status siaganya, sehingga Merapi tidak meletus. Akhirnya Mbah Marijan bisa meredam kepanikan masyarakat pada waktu itu. Mbah Marijan telah menghembuskan nafas terakhirnya bersama meletusnya Gunung Merapi 2010.
Jadilah pemimpin seperti Mbah Marijan yang memegang teguh amanat yang diberikan hingga akhir hayatnya.

·         KONTRA MBAH MARIJAN

Di satu sisi ada pula yang kontra terhadap Mbah Marijan, karena Mbah Marijan kurang memahami keadaan Merapi secara ilmiah. Dia hanya berpikir secara konservatif atas apa yang biasa dilakukan di daerah tersebut. Dengan katalain hal ini merupakan pemikiran budaya setempat, hasil pemikiar dari masyarakat sekitar yang masih awam mengenai hal-hal yang bersifat ilmiah. Seharusnya Mbah Marijan bisa menggabungkan antara pemikiran adat dengan pemikiran secara ilmiah. Sehingga masyarakat dapat dievakuasi dan tidak terlalu memakan banyak korban dalam keadaan sia-sia.
·         BMKG

Berdasarkan hasil penelitian BMKG bahwa tanda-tanda Merapi akan meletus sudah dapat terlihat. Sehingga perlu adanya kewaspadaan dan antisipasi masyarakat jika sewaktu-waktu Merapi meletus, mereka sudah siap untuk dievakuasi. Sehingga dapat mengurangi korban yang berjatuhan.

·         KESIMPULAN

Dalam kasus ini, pihak yang pro terhadap Mbah Marijan cenderung menggunakan pemikiran yang supranaturalis, sedangkan pihak yang kontra terhadap Mbah Marijan berpikir secara naturalis atau ilmiah.
Dalam masalah ini, kita harus berpikir secara kritis. Karena dengan pemikiran yang kritis tidak hanya bertitik tumpu pada satu pemikiran yang terkadang terdapat kekurangan didalamnya.










STUDI ISLAM BATASAN PEMIKIRAN

A. Pengertian
Untuk mendapatkan pengertian tentang islam, ada tiga istilah yang perlu dikemukakan, yakni : (1) Islam, (2) Syari’ah, dan (3)wahyu.  Pengertian masing-masing kata ini dikemukakan berikut.   Dari sisi bahasa (asal kata), kata Islam berasal dari kata salima, berarti selamat, tunduk, berserah. Adapun kata syari’ah berasal dari kata  Ø´Ø±Ø¹  ئِشرع   Ø´Ø±Ø¦Ø¹Ù‡ Dari sisi bahasa berarti sumber air yang dituju. Stari’at dapat pula diartikan membuat peraturan. Dapat pula berarti melalui atau mengatur.
Sedangkan wahyu berasal dari kata waha, wahyun, mempunyai arti al-isyaratun, member isyarat atau petunjuk. Maka arti kata awha allahu ilaihi berarti Allah memberikan wahyu kepadanya, atau Allah memberikan petunjuk kepadanya. Whyu dapat pula berarti memberikan inspirasi.
Berdasarkan asil dialog para ulama, Islam dikelompokan dalam 3 kelompok besar, yakni :
1)      Akidah/teologi,
2)      Syari’ah/hukum, dan
3)      Akhlak tasawuf
Pengelompokan lain adalah :
Pertama, ilmu kalam, yang mencakup hukum-hukum yang berhubungan denan zat Allah dan sifat-sifat-Nya,iman kepada malaikat-malaikatnYA, Iman kepada kitab-kiitabNya, iman kepada rasul-rasulNya, iman kepada hari akhirat, dan iman kepada qada dan qadar.
Kedua, ilmu fikih, yang melingkupi hukum-hukum yang berhubungan dengan perbuatan-perbuatan manusia (hamba) dalam bidang ‘ibadah , mu’amalah, ‘uqubah, maupun lainnya.
Ketiga ilmu akhlak, yang mencakup “pengolahan” jiwa sehingga semakin baik, dengan cara menjalankan keutamaan-keutamaan dan menjauhi perbuatan-perbuatan tercela.
B. Islam Normatif dan Islam Historis
Istilah yang hamper sama dengab Islam  normative dan Islam historis adalah Islam sebagai wahyu dan Islam sebagai produk sejarah.Sebagai wahyu, Islam didefinisikan sebagaimana ditulus yakni  “Wahyu ialah yang diwahyukan kepada nabi Muhammad SAW. Untuk kebahagian kehidupan dunia dan akhirat.
Sedangkan Islam historis atau Islam sebagai produk sejarrah adalah Islam yang dipahami dan Islam yang diprsktekan kaum muslim di seluruh penjuru dunia, mulai dari masa nabi Muhammad SAW sampai sekarang.
C. Objek Kajian (Studi) Islam
Dari kajian ini menjadi jelas bahwa yang menjadi obyek kajian (studi) Islam adalah semua hal yang membicarakan tentang islam, mulai dari tingkat wahyu berupa nash, hasil pemikiran para ulama, sampai pada level praktek yang dilakukan masyarakat muslim. Dengan adanya perbedaan level kajian menentukan juga pendekatan dan metode yang digunakan. Untuk tujuan ini perlu sedikit dituliskan sejarah perkembangan metode dan model kajian keislaman.
Dapat disebut bahwa ada tiga model berpikir yang berkembang dalam khazanah pemikiran umat manusia, dan sekaligus menjadi tolak ukur benar atau tidaknya sesuatu, yakni :
1. Model berpikir rasional
2. Model berpikir empirical, dan
3. Model berpikir intuitif (irrasional)

 Materi Kuliah 29 Oktober  2010
Pemikiran Kritis


 






Contoh pendidikan kritis.
1. Fazlurahman                                 :  Pendidikan Islam yang kritis dengan kritik sejarah.
2. Mansur Faqih                : Pendidikan Islam yang kritis adalah yang terlepas dari dominasi
3. Athiyah Al-Abrosy       : Mengenal 8universalisme Islam, mengembangkan prinsip-prinsip kesetaraan.



Selanjutnya Apa?


Apa yang harus kita lakukan untuk mewujudkan cita-cita Islam yang telah ditetapkan untuk kita?
Mengingat bahwa islam adalah sistem terbaik yang ada di muka bumi ini dan seperti yang tampak pada posisi historis, geografis maupun internasional, islam adalah satu-satunya sarana untuk mendapatkan kembali kehormatan, kepemimpinan,dan keadilan sosial di dunia ini, namun pertanyaannya adalah dimana jalan yang mengarah ke perwujudan ideology islam di dunia yang memusuhinya dan adanya para penguasa dictator di beberapa Negara muslim yeng menentang cita-cita islam jauh lebih sengit daripada musuh-musuhnya dari luar.
Apa yang harus kita lakukan? Jawabannya adalah ada satu-satunya jalan untuk mendapatkan cita-cita Islam sama seperti semua gerakan yang mewarnai sejarah manusia, yaitu keimanan. Keimanan inilah yang menjadi satu-satunya kekuatan yang bisa membantu generasi saat ini.Pendirian dan posisi kita sekarang sebagai muslim tidak berbeda dengan para muslim pertama. Mereka hanyalah segelintir orang namun berani bertarung melawan dua dari banyak Negara yang tangguh dan angkuh pada saat itu.  Yang di butuhkan dalam memerangi orang-orang kafir pada saat ini bukanlah dengan senjata melainkan dengan keimanan dan semangat.
Patut untuk dicatat bahwa walaupun ada berbagai halangan dan rintangan, Islam senantiasa menggalang kekuatan dari hari kehari. Sebagai perimbangan, kebangkitan kembali Islam tidak bisa dihindarkan. Di dunia dewasa ini Islam ditakdirkan memainkan peran yang besar seperti pada masa-masa awal sejarah islam. Islam menjanjikan ketenangan dan kedamaian dunia saat ini yang seluruhnya digerogoti sebagai kesenangan material dan akibatnya selalu diliputi oleh konflik dan pertentangan. Islam menjaga keseimbangan antara materi dan rohani dan merupakan satu-satunya harapan bagi manusia untuk keluar dari kekacauan sekarang ini. Dunia cepat atau lambat akan menyadari pentingnya Islam dan menggunakan prinsip-prinsipnya bahkan bila dunia tidak secara formal memeluk Islam sebagai agama.
Sedangkan untuk diri kita sendiri para pekerja Islam, kita menyadari kenyataan bahwa jalan yang membentang tidak halus mulus. Kita para muslim harus bersedia berkorban. Pengorbanan yang besar dan banyak, untuk meyakinkan dunia tentang kabaikan intrinsic dan kebenaran Islam. Namun ,kita perlu selalu ingat bahwa satu-satunya cara mencapai tujuan itu hanya pengorbanan diri: “Sesungguhnya Allah pasti menolong orang yang menolong (agama)Nya;sesungguhnya Allah benar-benar Maha kKuasa lagi Maha Perkasa”. (QS 22:40)
Dirangkum dari :”Islam Agama Pembebasan” Dr.Muhammad Quthub

Selasa, 14 Desember 2010

PERINGATAN MAULID NABI (MULUDAN)

Muludan adalah perayaan maulud nabi yang diadakan di desa Bumijawa kec. Bumijawa Kab. Tegal. dalam perayaan maulid ini masyarakat tidak hanya memperingati secara agama, namun dalam kebudayaan setempat masyarakat masih menjunjung tradisi yang dilakukan, yaitu pemandian atau penyucian "Bende". Bende adalah sejenis gamelan yang menjadi simbol lahirnya sebuah sungai yang menjadi sumber air di Desa tersebut. Penyucian benda ini bertujuan untuk menghormati jasa Mbah Cemuluk yang menjadi pembuka sungai tersebut. Penyucian benda dilakukan pada siang hari sebelum di arak pada malam hari. Serangkaian ritual dan pembacaan ayat dilakukan sebelum proses penyucian. Sewtelah disucikan dengan mata air dari sungai tersebut, air hasil penyucian lalu di tempatkan dalam suatu wadah. Dan pada malam hari di bagikan pada masyarakat yang menginginkannya. Hal ini dilakukan bersamaan dengan pengiringan bende dan karnaval. Dalam karnaval tersebut masyarakat membuat dan mengarak patung-patung besar yang disebut "Aul" sebagai bentuk suka cita masyarakat akan datangnya bulan maulid. Patung tersebut dibuat seperti Burung ababul, gajah, para khalifah, gua hiro dan semua bentuk yang menceritakan pada masa nabi. Dahulu masyarakat setempat masih kental dengan tradisi ini, hingga sekarang masyarakat masih menjunjung tradisi ini. Namun tidak sesakral dahulu. Berkembangnya pemahaman tentang islam menjadikan mesyarakat menjunjung tradisi tersebut hanya sebagai pelestarian kebudayaan dan tradisi yang sudah membudaya dalam masyarakat setempat.

PERINGATAN 1 MUHAROM

Banyak orang menganggap tanggal 1 Muharom adalah hari keramat, dalam istilah jawa, tanggal 1 Muharom di sebut juga tanggal 1 suro. dimana hari itu diberbagai daerah khususnya di pulau jawa diadakan berbagai kegiatan adat istiadat yang beraneka ragam. Mungkin banyak kisah dari zaman dahulu yang berbau mistik sehingga banyak orang meyakini bahwa tanggal 1 suro di anggap hari yang keramat. dan hari yang istimewa. Terutama oleh orang tua zaman dahulu yang masih memegang teguh adat kejawaan. tetapi mungkin bagi anak remaja zaman sekarang menganggap bahwa adat istiadat atau ritual seperti itu di anggap sudah kuno. Karena jarang sekali remaja sekarang yang tetap meu melestarikan kebudayaan yang sudah turun temurun dari nenek moyang sampai sekarang. Mungkin hal tersebut tidak diajarkan dalam agama, tapi itu merupakan tradisi yang sudah ada dari zaman dahulu, banyak orang berkeyakinan bahwa melakukan tradisi tersebut akan banyak membawa berkah, dan bagi yang tidak melakukannya akan mendapatkan bencana.
Sebagai salah satu contoh dari berbagai adat istiadat yang masih ada sampai sekarang adalah :
  • Labuhan : Adat mempersembahkan sesaji kepada Nyi Roro Kidul yang dianggap sebagai penunggu laut selatan Jawa.
  • Pembersih benda-benda pusaka : seperti keris, jimat, dll.
  • Membersihkan segala hal dan dianggap membuat sial.
Sebagai remaja yang hidup di zaman sekarang sebaiknya kita memandang hal tersebut dari dua aspek :
  1. Budaya : Mungkin dengan mengadakan hal tersebut kita secara langsung telah melestarikan kebudayaan nenek moyang yang telah diturunkan sejak zaman dahulu. sebagai salah satu warisan budaya yang membedakan dengan bangsa lain. Hal ini bertujuan untuk menjaga kerukunan dan keakraban masyarakat dan sosial masyarakat akan lebih erat karena kita akan memahami dan menghargai budaya lain.
  2. Agama : Dengan hal tersebut kita tidak boleh percaya kepada hal tersebut, karena hal itu cenderung menjerumuskan kita kepada hal-hal yang bersifat syirik. Dengan menganggap adanya kekuatan selain dari Allah. Padahal kita sebagai hamba Allah dilarang keras untuk menyembah kepada apa pun selain Allah SWT.

HUKUM ARISAN QURBAN DI TINJAU DARI SEGI SASTRA

Fiologi adalah pengetahuan tentang sastra-sastra dalam arti luas. Yang mencakup bahasa dan kebudayaan. Ilmu sastra meneliti tentang kajian linguistik, makna kata-kata dan penilaian terhadap ungkapan karya sastra. Sedangkan kajiannya terhadap hukum qurban lebih menjerumus pada makna dari Qurban.  Qurban berawal dari bahasa Arab yaitu Qurban atau disebut juga Udhiyah/Dhahiyyah. secara harfiah berarti hewan sembelihan. Qurban memiliki makna dalam bentuk melatih keikhlasan kita kepada Allah. Pada masa sekarang ini ada istilah arisan qurban. Bahkan salah saru pengikut arisan qurban ada yang non muslim. bagai mana tanggapan dan tinjauan dari masalah tersebut dari hukumnya dan ditinjau dari sastra dan kebudayaan?